PEREMPUAN PEMIMPIN PERUBAHAN “AKU, KAMU DAN KITA”

Indonesia saat ini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, berbagai perubahan dan kemajuan pembangunan dan teknologi yang sangat pesat. Sementara itu kondisi perempuan masih dianggap makhluk lemah dan berstatus rendah serta mengalami ketidakadilan karena adanya relasi kuasa yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan. Beban perempuan lebih berat dibandingkan laki-laki khususnya kegiatan domestik di dalam keluarga, PPSW Jakarta menyadari bahwa penting menghapuskan kesenjangan laki-laki dan perempuan. Untuk bisa melakukan perubahan dalam relasi kuasa yang tidak setara antara laki-laki dan perempuan harus dimulai dari ruang lingkup terkecil dari masyarakat yaitu di dalam keluarga. 



Untuk menjawab kebutuhan tersebut PPSW Jakarta telah melaksanakan Pelatihan Akademi Paradigta bekerjasama dengan API yang bertujuan untuk membangun gerakan sosial pembaharu yang inklusif dan pengembangan kepemimpinan perempuan dalam keluarga, komunitas dan masyarkat, menjadi pembaharu dan melahirkan generasi muda pembaharu. Pelatihan akademi paradigta dilaksanakan bulan September sampai Desember tahun 2021. Pelatihan  diikuti oleh 30 orang perempuan dari 5 koperasi dampingan PPSW Jakarta yang ada di wilayah Jakarta Selatan, diantaranya Koperasi Nurhikmah, Prima, Harmonis, Sahabat Perempuan dan Teratai Putih. Selama pelatihan peserta diberikan tiga modul pelatihan, modul 1 “Aku, Kepemimpinan dan Perubahan”, modul 2 “Kami Keluarga Pembuat Perubahan (Family Changemaker)” dan modul 3 “Kita Komunitas Pemimpin Perubahan (Changemaking Community)”.


Pelatihan Akademi Paradigta difasilitasi oleh 6 orang  mentor dan seorang Koordinator Pendidikan. Mentor dan akademia yang terlibat dalam pelatihan akademi paradigta meningkat kepercayaan dirinya, semakin luas wawasan dan termotivasi untuk menjadi perempuan pemimpin perubahan serta bisa menumbuhkan generasi-generasi muda pembaharu. Para akademia merasa lebih percaya diri untuk menyampaikan pikiran dan pendapatnya di keluarga maupun dalam forum. Komunikasi dengan keluarga menjadi lebih baik dan keluarga menjadi lebih harmonis, ada pembagian peran yang lebih adil antara suami dan istri, dan ada perubahan dalam pola asuh anak, tidak lagi menggunakan ceramah dan perintah namun dengan mengajak anak untuk turut serta membuat aktifitas bersama yang mereka sukai. Perubahan juga  terjadi di lingkungan masyarakat, suara perempuan mulai di dengar, berbagai kegiatan pun sudah melibatkan perempuan.  


30 orang akademia dalam pelatihan memiliki komitmen yang tinggi dan serius mengikuti seluruh proses sampai dengan  wisuda. Setelah 4 bulan mengikuti kelas pelatihan akademi paradigta dan menyelesaikan tugas akhir, 30 akademia pun dinyatakan lulus.  Di hari kelulusan  AKADEMIA dengan suka cita menggunakan baju kebaya dan toga mengikuti  prosesi wisuda bersama sama dengan seluruh akademia di tingkat nasional pada tanggal 30 Desember 2021 yang diadakan di aula kantor kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Wisuda dilaksanakan secara hybrid, diawali wisuda secara nasional dan kemudian dilanjutkan di masing2 wilayah dengan menampilkan karya berupa lagu, puisi dan tarian dari masing2 Kelurahan dan Koperasi.  



0 Komentar